Kamis, 15 September 2022

SMPN 4 Nubatukan dan SMPN 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena Sukses Melaksanakan Gladi Bersih ANBK 2022

Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK Tahun 2022


Satuan Pendidikan SMP Negeri 4 Nubatukan dan SMP Negeri 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena sukses melaksanakan kegiatan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2022. Kedua sekolah ini melaksanakan gladi bersih selama dua hari, 14-15 September 2022 atau gelombang II. Kegiatan yang berlangsung di Ruangan Laboratorium IPA SMP Negeri 4 Nubatukan yang diikuti oleh peserta yang merupakan siswa kelas VIII dari kedua sekolah sesuai petunjuk teknis pelaksanaan ANBK Tahun 2022. Dalam pelaksanaanya, SMP Negeri 4 Nubatukan menyiapkan 1 unit komputer untuk proktor dan 20 unit komputer client untuk digunakan siswa, dengan Proktor dari SMP Negeri 4 Nubatukan, saudara Yakobus S. Suban Kares yang keseharian biasa disapa Yandris.

“Pelaksanaan ANBK tahun 2022 ini kami lakukan tidak seperti tahun 2021 kemarin, dalam pelaksanaan ini  dengan status mandiri untuk SMP Negeri 4 Nubatukan dan status menumpang untuk SMP Negeri 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena dengan moda semi online”, kata Kepala SMP Negeri 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena, Yustinus Mado, S.Ag., dalam rilisnya, Kamis (15/9/2022) saat kegiatan ini berlangsung.

Yustinus Mado menjelaskan ANBK adalah program penilaian terhadap mutu setiap Sekolah, Madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Ia menjelaskan lagi, gladi bersih ANBK kali ini, setiap siswa disuguhkan soal literasi dan numerasi yang harus diselesaikan dengan waktu yang sudah ditentukan yang sudah sesuai dalam petunjuk pelaksanaan.

“Hasil pelaksanaan ANBK tidak untuk menjadi hasil bagi siswa secara pribadi atau menjadi dasar kelulusan maupun naik kelas, melainkan akan menjadi hasil raport pendidikan sekolah atau raport mutu sekolah secara keseluruhan. Dengan hasil tersebut dapat dijadikan data untuk mengukur kualitas pengajaran, capaian pembelajaran peserta ddidik, kulaitas proses belajar peserta didik, sekaligus untuk refleksi dan menyusun perencanaan program-program untuk meningkatkan mutu pendidikan ke depannya”, terang Yustinus Mado.

Ia mengungkapkan gladi bersih ANBK pada SMP Negeri 4 Nubatukan berjalan dengan baik dan lancar sejak hari pertama sampai hari kedua yang kegiatannya terbagi menjadi tiga sesi. Hal ini tidak terlepas dari kekompakan tim pelaksanaan ANBK tingkat sekolah induk dengan sekolah yang meniumpang serta bantuan sarana prasarana yang menunjang pelaksanaan ANBK.

“Seperti 1 unit computer untuk proktor, 1 unit router, serta 20 unit computer klien untuk siswa yang merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun Anggaran 2019 Melalui Dana APBN untuk SMP Negeri 4 Nubatukan”, tutur Yustinus Mado.

Lanjutnya, gladi bersih ANBK adalah uji coba pra pelaksanaan ANBK di sekolah, baik bagi sekolah pelaksana dengan status mandiri maupun dengan status menumpang. Kegiatan ini digelar untuk memastikan risiko kendala atau kekurangan dalam pelaksanaan ANBK agar dapat diidentifikasi dan diperbaiki.

“Sebenarnya tahun sebelumnya sekolah kami juga melakukan asesmen secara mandiri. Namun, karena SMP Negeri 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena pada tahun kemarin menjadi sasaran bencana seroja dan secara psikologi siswa maupun gurunya masih terganggu. Tentunya kegiatan ini, di mana sekolah kami yang statusnya menumpang, saya secara pribadi sekaligus mewakili lembaga dari SMP Negeri 3 Ile Ape Timur Satap Hamahena mengucapkan terimakasih untuk Lembaga SMP Negeri 4 Nubatukan khususnya Kepala Sekolah, Ibu Since yang sudah memberikan kami untuk menumpang dalam kegiatan geladi bersih ini, dengan harapan dari sisi pelayanan dan pelaksanaan untuk sarana dan prasarana harus tetap dipertahankan”, ujarnya.

“Dengan demikian pelaksanaan gladi bersih ini dapat melengkapi persiapan untuk pelaksanaan ANBK yang dilaksanakan pada minggu ketiga bulan September,” kata Yustinus Mado. (@pitoatu_27)